Siapakah Alina?
Agaknya penduduk kota saya telah kehilangan sesuatu yang entah apa, yang pernah jadi miliknya, yang paling dicintainya.
Agaknya penduduk kota saya telah kehilangan sesuatu yang entah apa, yang pernah jadi miliknya, yang paling dicintainya.
Maka, ketika ada tawaran kerja dari sebuah tempat hebat yang peduli hajat hidup orang banyak di kampungku, cepat-cepat peluang itu kusosor dengan suka cita.
Kata para pawang, senyum-senyuman Abang Garang sulit-sulit tertunaikan dolar, ringgit, pound, dirham, gulden apalagi rupiah.
Di musim badai Tukang Kebiri tak lelah-lelah menangguk rezeki demi rezeki, karena di musim ini banyak mangsa lupa diri, jinak sekali untuk dikebiri.
Taman itu, Taman Sari yang berpuluh tahun dielu-elukanya itu, kini pongah mencibir-cibir kekecewaannya. Said merasa diledek-ledekan oleh sebuah bangunan megah setengah lingkaran yang berdiri di atas bekas situs-situs kenangannya.
Di kota ini, dua keluarga terakhir yang tersisa adalah keluargaku dan keluarga Tuan Sofyan. Semua keluarga yang lain sudah duluan pergi.
“Tak pernah jadi! Tak akan jadi-jadi jika sudah ingkarkan harmoni. Usah impikan jadi jika bersepakat kangkangi janji-janji. Masa bodoh bisa jadi, jika semua bergotong royong agar tak jadi-jadi!”
POLEM: Dia itu orangnya ibarat geu peugah lam hadih maja, “Lagee bubee dua jab, seurekap dua muka. Blah noe toe blah deh pih rab. Ban dua pat ji teumee laba”.